Oleh: Mula Harahap
Saya rasa, cinta pertama saya, atau rasa tertarik dan senang yang luar biasa terhadap perempuan, saya alami ketika saya berumur antara 4 atau 5 tahun. Usia ini saya ingat benar karena waktu itu adik saya yang nomor 2 (anak nomor 3 dalam keluarga) belum lahir.
Cinta pertama saya adalah kepada seorang ibu, tetangga sebelah rumah, ketika kami tinggal di sebuah rumah kontrakan di Lorong Roma, Kampung Sidorame, Medan.
Ibu itu memiliki 2 anak yang sebaya dengan saya dan adik saya. Suaminya seorang tukang kayu. Dan hal ini saya ingat benar, karena suatu hari, ketika anaknya bermain-main di rumah kami, anak itu memecahkan tombol (knob) laci mesin jahit Ibu, lalu oleh bapaknya tombol itu dilem sehingga utuh kembali dan tak meninggalkan bekas pernah pecah samasekali.


