Oleh: Mula Harahap
Hari Sabtu pagi itu saya dibangunkan oleh bunyi “beep-beep” di telepon seluler saya. Ada sebuah pesan singkat yang masuk: “Happy wedding anniversary. Hadiahnya silakan ambil di atas meja di kamarku. Maaf kami tidak bisa memberi selamat secara langsung. Aku harus buru-buru mempersiapkan acara perlombaan anak-anak sekolah minggu di Kwitang, dan Abang sudah berangkat ke Bandung” Pesan itu dikirim oleh puteri saya.
Dalam waktu yang berbarengan isteri saya juga ternyata menerima pesan yang sama. Karena itu kami saling berpandang-pandangan dan tertawa. “He-he-he,” kata saya. “Ternyata sudah panjang juga hidup pernikahan kita ini.” Lalu kami berjalan beriringan mencari hadiah sebagaimana yang dinyatakan di dalam pesan singkat telepon seluler tadi.
mulaharahap@gmail.com

