Entries categorized as ‘Pendidikan’
Oleh: Mula Harahap
Ketika anak-anak saya masih duduk di bangku SD maka ada satu kegiatan kurikuler mereka yang selalu membuat saya naik pitam: Kegiatan membuat klipping. Saya tidak tahu apakah kegiatan itu termasuk dalam bidang studi bahasa Indonesia atau bidang studi prakarya. (Tapi tampaknya dia termasuk dalam bidang studi bahasa Indonesia).
Saya naik pitam bukan karena koran atau majalah itu digunting-gunting, ditempeli dengan rapih di atas kertas, difotokopi lalu dijilid rapih dengan “spiral binding”. Saya naik pitam karena kegiatan itu terkesan seperti kegiatan yang tak memakai otak.
“Pak, kata guru besok kami harus membuat klipping tentang Pekan Olahraga Nasional,” begitulah biasanya kata anak-anak kepada saya.
“Ya, buatlah. Disitu ada setumpuk koran dan majalah.”
“Yah, bapak dong yang cariin…..”
(more…)
Categories: Pendidikan
Tagged: bahasa indonesia, membuat klipping koran, pendidikan dasar
Oleh: Mula Harahap
Pada tanggal 27 Juni 2007 yang lalu, bertempat di Hotel Millenium-Jakarta, telah berlangsung pertemuan penerbit-penerbit buku sekolah se Indonesia. Di dalam pertemuan tersebut para penerbit mencoba memetakan dan mencari jalan keluar terhadap berbagai permasalahan yang mereka hadapi dalam industri penerbitan buku sekolah. Dasar yang dipakai di dalam pertemuan tersebut adalah makalah sebagaimana yang terurai di bawah ini. Makalah ini merupakan hasil diskusi pendahuluan (sebanyak empat kali) yang dihadiri oleh pelaku-pelaku dalam industri penerbitan buku sekolah.
Mudah-mudahan pokok-pokok pikiran dan permasalahan yang ada di dalam makalah ini bisa merangsang kita semua yang menaruh keperdulian terhadap pendidikan di Indonesia untuk ikut berpikir.
(more…)
Categories: Pendidikan
Tagged: buku pendidikan, buku sekolah, industri penerbitan buku
Oleh: Mula Harahap
Perkenalan saya dengan Menteri Depdiknas (waktu itu P dan K) Fuad Hassan terjadi karena urusan pameran buku. Waktu itu, tahun 1987, saya menjabat Sekretaris Panitia Indonesia Book Fair, mendampingi Arianto T yang menjabat sebagai Ketua Panitia.
Adalah merupakan suatu kebiasaan, dan juga dianggap sebagai suatu prestise, pada waktu itu, kalau hajatan
besar seperti Indonesia Book Fair dibuka oleh Menteri. Tapi karena konflik yang terjadi di tubuh Ikapi, kami mendapat kesulitan untuk berhubungan dengan Menteri dalam kaitan meminta kesediannya membuka pameran. Tampaknya Menteri mendapat informasi yang kurang tepat mengenai eksistensi kami, dan tidak bersedia menerima kami. Karena itu kami mencoba berbagai cara untuk
bertemu Menteri dan menjelaskan duduk perkara sebenarnya. Kami mencoba mencegatnya dalam sebuah acara di Hotel Borobudur. Kami mencoba datang ke rumahnya. Kami mencoba mengirim surat. Tapi semua tak berhasil.
(more…)
Categories: Pendidikan
Tagged: buku, fuad hassan, ikapi, obituari
December 1, 2007 · 1 Comment
Oleh: Mula Harahap
Peranan yang dimainkan oleh seorang ayah di dalamkeluarga memang bisa menjadi inspirasi atau contoh bagi anak lelakinya dalam melakukan peranannya kelak. Dan dulu ketika sistem kehidupan masih sangat sederhana, sekolah belum ditemukan dan teknologi media komunikasi masih sangat terbatas maka “role model” ayah itu adalah segala galanya..
Dalam masyarakat yang hidup dalam budaya berburu, berladang berpindah, atau beternak secara nomaden, maka gagasan tentang ayah yang ideal itu tentu saja adalah ayah yang kokoh secara fisik, assertive, keras dan otoriter. (Yah, seperti ayah dalam kisah-kisah zaman baheula itulah). Karena itu kalau seorang ayah tidak bisa memainkan peranan sebagai ayah yang “macho”, assertive dan otoriter, maka besar kemungkinan anak lelakinya juga akan menjadi tidak “macho”, tidak assertive dan tidak otoriter (kendati
pun anak itu sebenarnya memiliki kadar hormon lelaki yang lebih dari cukup). Dia akan menjadi “banci” kata sebagian orang. Dan di dalam sebuah sistem kehidupan yang masih menuntut nilai kekerasan, maka anak itu boleh jadi tidak akan survive. (”Gabe jolma na hasea,” kata sebagian orang Batak).
(more…)
Categories: Pendidikan
Tagged: keluarga, pendidikan anak
Oleh: Mula Harahap
Ketika saya menulis “The Confession of a Gaptek Man” banyak orang yang merasa risih membaca gaya anak-anak saya berkomunikasi dengan saya di rumah. Bahkan ada ada yang bertanya, apakah memang begitu?
Kalau dalam suasana rileks dan tak ada orang lain di rumah kami memang begitu. Banyak bercanda, memakai bahasa gaul dan seperti sahabat saja. Tapi cilakanya kebiasaan itu kadang-kadang terbawa-bawa juga di depan orang lain. Dan hal ini tentu saja akan menimbulkan keheranan. Ibu saya, misalnya, sering bertanya, “Bagaimana sih caramu mendidik anak?”
Dulu ketika belum kawin saya sering berkata dalam hati, “Kalau nanti saya punya anak, saya tidak mau mendidiknya seperti bapak saya mendidik saya….”
(more…)
Categories: Pendidikan
Tagged: keluarga, pendidikan anak