Monthly Archives: December 2008

How Children Fail

Oleh: Mula Harahap

Di tahun 1970-an pernah terbit sebuah buku yang menggegerkan dan bestseller yang berjudul “How Children Fail” karangan John Holt. Buku ini menceritakan hasil pengamatan sang pengarang–seorang guru SD di AS–selama bertahun-tahun terhadap para anak didiknya.

Dengan rinci John Holt memperlihat di dalam bukunya bagaimana anak-anak berpikir dan menciptakan jalannya sendiri dalam memahami berbagai persoalan. Cara atau jalan mereka memang tidak sama seperti yang dipakai oleh orang dewasa. Tapi ujungnya atau hasilnya tokh sama saja.

Ternyata anak-anak memiliki logika dan persepsinya sendiri dalam memahami pelajaran, dan yang oleh metode pendidikan “what so called” modern (hasil ciptaan orang dewasa) acapkali dianggap salah. Walhasil anak-anak itu acapkali dinilai bodoh.Buku itu tentu saja mendapat kecaman yang keras dari otoritas pendidikan dan para guru.
Continue reading

Advertisements

Antara Jamuan Cocktail dan Pesta Batak di Gedung Hermina atau Kolpatarin Itu

Oleh: Mula Harahap

Saya adalah anggota yang cukup aktif dari sebuah milis yang mayoritas angotanya adalah orang-orang Batak. (Sebuah milis yang membicarakan tentang Tuhan dan adat “pulak”. Bayangkanlah bagaimana gegap-gemptanya). Tapi setelah bertemu dengan Facebook kehadiran saya di milis tersebut memang menjadi kurang intensif. Beberapa kawan saya, anggota milis tersebut, rupanya melihat juga apa yang terjadi atas diri saya, dan mengeluarkan komentar atau guyonannya. Kepada mereka saya mengatakan bahwa ini adalah yang sangat biasa dan manusiawi: Semua orang akan asyik-masyuk dengan “barang baru”.

Tapi setelah 2 bulan menjadi anggota Facebook, saya rasa, saya sudah menemukan keseimbangan. Saya sudah tahu kelemahan dan kelebihan Facebook dibandingkan dengan media yang lainnya (milis dan blog).

Facebook itu ternyata adalah media untuk bertegur-sapa. Disebabkan oleh banyaknya feature yang ditawarkan olehnya, maka perhatian orang menjadi terbelah. Orang tidak punya waktu dan tidak suka berkomunikasi secara intens di Facebook.
Continue reading